Arrival (2016) (5/5)


"Remember what happened to the aborigines. A more advanced race nearly wiped them out," 

RottenTomatoes: 94% | Metacritic: 81/100 | NikenBicaraFilm: 5/5

Genre: Drama, Science-Fiction
Rated: PG-13

Directed by Denis Villeneuve ; Produced by Shawn Levy, Dan Levine, Aaron Ryder, David Linde ; Screenplay by Eric Heisserer ; Based on "Story of Your Life" by Ted Chiang ; Starring Amy Adams, Jeremy Renner, Forest Whitaker, Michael Stuhlbarg, Tzi Ma ; Music by Jóhann Jóhannsson ; Cinematography Bradford Young ; Edited by Joe Walker ; Production companies Lava Bear Films, 21 Laps Entertainment, FilmNation Entertainment ; Distributed by Paramount Pictures ; Release dates September 1, 2016 (Venice Film Festival), November 11, 2016 (United States) ; Running time 116 minutes ; Country United States ; Language English ; Budget $47 million

Story / Cerita / Sinopsis :
Sebanyak 12 pesawat luar angkasa misterius tiba di bumi. Louise Banks (Amy Adams) diminta untuk mengetahui apa maksud dan tujuan kedatangan alien itu. 

Review / Resensi :
Jika menonton film diibaratkan sebagai sexual pleasure, maka fetish saya merupakan film bertemakan alien dan luar angkasa (but no, not that kind of Star Wars!). Setelah Gravity (2013), Interstellar (2014), dan The Martian (2015), maka tahun 2016 ini ada film Arrival, disutradarai oleh Dennis Villeneuve yang saya nantikan dengan sangat. Ketika dirilis bulan November 2016, saya sudah sempat hopeless apakah bioskop di Indonesia mau menayangkan Arrival, berhubung ceritanya nggak terlalu mainstream. Tapi biasanya film-film model alien gini cukup laris di pasar Indonesia dan Sicario (2015) yang disutradarai juga oleh Dennis Villeneuve sebelumnya juga berhasil tayang di sini - jadi harusnya ada kemungkinan jaringan 21 mau menayangkan Arrival. Maka ketika seorang teman mengabarkan bahwa Arrival akan tayang tanggal 6 Januari, ga pakai pikir panjang saya langsung nonton di premiere-nya. Dan penantian saya selama terbayarkan sudah. Arrival is masterpiece!

Film-film bertemakan alien selama ini menampilkan alien yang baik hati (E.T., Avatar) atau jahat (Alien's franchise). Arrival mengambil pendekatan yang berbeda, mungkin yang agak mirip adalah film Contact (1997) yang diambil dari buku berjudul sama karangan astronom Carl Sagan. Bagi yang membayangkan akan menonton versi berkualitas dari Independence Day, maka Arrival sangat jauh dari itu. Please, this movie has no action scene at ALL! Kalau sudah terbiasa sama gaya penyutradaraan Dennis Villeneuve pasti tidak akan mengalami masalah (sejauh ini saya selalu suka semua filmnya).

Arrival dimulai dengan Louise (Amy Adams) yang menceritakan hidupnya bersama anak perempuannya dalam alunan syahdu musik dari Max Richter - On The Nature of Daylight, yang sukses membuat mata saya berkaca-kaca bahkan sejak 5 menit film dimulai. Lalu film berlanjut ketika diceritakan 12 kapal luar angkasa misterius datang di 12 titik yang berbeda di bumi. Louise yang seorang professor bahasa kemudian diminta oleh Kolonel Weber (Forest Whitaker) bergabung bersama tim yang dipimpin oleh fisikawan teoritis Ian Donelly (Jeremy Renner) untuk mengetahui maksud kedatangan para alien itu ke bumi. Are they come in peace? Or want to start a war? Are they scientist or more like tourist?

Tidak ada yang masuk akal dari alien yang tiba ke bumi dan bisa bahasa Inggris, maka Arrival lebih fokus bercerita bagaimana kita berkomunikasi dengan alien yang sangat jauh berbeda penalarannya dari kita. Atmosfer khas Dennis Villeneuve begitu terasa: suram, dingin, kelam dan menegangkan (tipikal film yang saya banget deh). Momen ketika Louise pertama kali tiba di pesawat luar angkasa itu begitu mendebarkan. Dennis Villeneuve dengan dukungan sinematografi dari Bradford Young dan visual effect-nya juga berhasil menghadirkan penampakan alien dan pesawat luar angkasa dengan sangat cantik sekaligus menakutkan. Saya juga harus mengakui bahwa dukungan sound effect dan scoring music dari Johann Johansson sangat mendukung keseluruhan Arrival menjadi sebuah film yang impresif dan mengesankan.

Arrival yang merupakan adaptasi dari cerita pendek berjudul Story of Your Life-nya Ted Chiang juga adalah sebuah film yang sangat filosofis. It's really challenge our mind. Arrival mengajak kita berpikir tentang humanity, tentang evolusi perang dan peradaban, persepsi kita akan waktu, dan kemudian bagaimana kita menjalani takdir. Terdengar rumit? Santai, naskah yang dikerjakan oleh Eric Heisserer ini sebenarnya nggak rumit banget kok. Saya yang nggak seberapa pintar ini cukup bisa langsung menangkap maksudnya, Arrival sendiri bukan film yang ambigu dan multi-intrepretasi. Tapi jelas bahwa bagi sebagian orang Arrival cukup bikin mikir dan agak segmented (but this is totally worth it!).

*Spoiler alert* *kalo belum nonton ga usah baca*
Menyaksikan Arrival sedikit-banyak mengingatkan saya dengan film Dennis Villeneuve sebelumnya, Enemy (2013). Enemy berisi fragmen-fragmen cerita yang tampak acak-adut sehingga cukup membingungkan. Arrival sedikit mirip itu - ketika cerita bagaimana usaha Louise meneliti bahasa para alien disusupi oleh adegan "kilas-balik" Louise dan anak perempuannya, yang tampak seperti efek halusinasi. Film-film Dennis Villeneuve hampir selalu memiliki twist, dan cara ia mengolah twist-nya cukup unik. Biasanya twist seperti film The Prestige, Oldboy atau Memento dihadirkan dalam sebuah adegan yang langsung bikin shock penonton. Sementara Villeneuve selalu memiliki pendekatan halus dalam menghadirkan twist-nya. Dan inilah yang ia lakukan lagi dalam Arrival, ketika kemudian penonton lambat laun dibuat menyadari bahwa adegan Louise dan anak perempuannya bukanlah sebuah kenangan.

Saya juga menemukan bahwa dialog-dialognya cerdas. Penempatannya juga mampu dengan baik membentuk susunan clue demi clue bagi keseluruhan kejutan untuk kita pada akhirnya bisa memahami ceritanya. Percakapan cerita bohong tentang arti "kangaroo", dialog mengenai bahwa bahasa mempengaruhi kemampuan berpikir manusia (dan menjadi clue bahwa untuk bisa "mengendalikan" waktu kita harus belajar bahasa para alien heptapod ini), paliandrom nama Hannah, dan sedikit singgungan bahwa ayah anak perempuan Louise adalah seorang scientist. 

Satu hal yang menarik adalah saya tidak mengira bahwa Arrival adalah sebuah drama (trailernya cukup mengecoh lho, saya tidak menyangka bahwa unsur dramanya akan cukup dominan). 24 jam sejak nonton film ini dan saya belum bisa move-on. Biasanya film yang seperti itu adalah film yang bisa menyentuh saya secara emosional. I'm a melancholic person, dan salah satu tema film yang bikin saya suka "menghayati" adalah film tentang loss and grieving. This sci-fi movie has a point. Akhirnya kita mengetahui bahwa semua adegan yang menunjukkan Louise dan anak perempuannya adalah sebuah kisah di masa depan dan bagaimana Louise telah mengetahui keseluruhan hidup anak perempuannya bahkan sebelum anaknya ada. Arrival seperti mengajak kita untuk mencoba menerima takdir. Louise Banks ini ibarat cerita Mama Lauren yang kabarnya sudah meramal kematian anaknya ketika anaknya lahir. Sounds depressing? Ian Donelly (Jeremy Renner) mengungkapkannya dalam satu momen : semua orang toh bakalan mati juga.
Dr. Louise Banks: If you could see your life from start to finish, would you change things? 
Ian Donnelly: Maybe I would say what I felt more often. I don't know.
(For me this dialogue is so deeply sweet. Kinda remind me of American Beauty (1999). Well, hidup itu serangkaian tragedi, tapi mari kita rangkul kebahagiaan dan menemukan keindahan pada hal-hal yang remeh). 

Amy Adams bermain luar biasa sebagai Louise Banks. Ga biasanya saya demen karakter perempuan jagoan, tapi Amy Adams membuat saya jatuh cinta dan empati pada karakter dan hidupnya. Dengan twist yang demikian, Amy Adams mampu membuat kita merasa rancu pada beberapa emosi dan ekspresinya. Saya juga menyukai chemistry yang terjalin antara dirinya dan anak perempuannya, Hannah. Oh my God, film baru 5 menit mulai tapi mata saya udah langsung berkaca-kaca di bagian awal. Lantas chemistry-nya dengan Jeremy Renner juga hadir dalam keintiman yang subtil namun masih jelas terbaca. It was sweet and romantic.. Duh, saya langsung jatuh cinta sama Ian Donelly-nya Jeremy Renner.
"You know I've had my head tilted up to the stars for as long as I can remember. You know what surprised me the most, it wasn't meeting them. It was meeting you," - Ian Donelly.
Ini rayuan gombal abad ini but OH MY GOD PLEASE MARRY ME AND LET'S MAKE A BABY, IAN! (Ian Donelly ya, bukan Ian Kasela).

*Spoiler ends*

Overview:
Saya lemah pada film bertemakan alien & luar angkasa, film thriller-suspense yang cenderung kelam, serta film melankolis yang bisa menyentuh secara emosional. Arrival has it all. Dennis Villeneuve - dengan dukungan maksimal dari jajaran produksi (efek visual dan audio, production designer, sinematografi, scoring music) mampu menghadirkan Arrival menjadi sebuah film yang menegangkan dan mengesankan. Ceritanya sendiri cukup masuk akal (more science than fiction) dengan naskah yang cerdas. Kejutan yang menyenangkan dari dramanya juga sangat menyentuh perasaan. Amy Adams bermain luar biasa. This is one the best in 2016 for sure! 

...
O ya, berhubung banyak yang tampaknya masih belum memahami cerita Arrival. Berikut saya buatkan penjelasan ending Arrival. Bisa dibaca disini. 

Komentar

  1. bisa lihat masa depan, bisa mrpkn anugerah atau musibah, dan mana yg akan lebih dipilih mgkn film ini mencoba menjawabnya melalui pendekatan science dlm sebuah film alien. Cm menurut saya film ini terlalu drama, ketegangan hny berasa di awal2 film, klo sicario sukses dari awal sampai akhir :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang ini film drama haha :D

      Hapus
    2. saya kurang setuju kalo Bahasa Heptapod lah yg bisa membuat Louis Banks melihat masa depannya. Karena di awal film Lois pun sudah bisa melihat masa depan bersama anaknya sebelum melakukan kontak dengan heptapod. monggo ditanggapi..

      Hapus
    3. Awal film itu emang masa depannya lois, pas awal film pesawat alien dateng ke bumi cerita mundur ke "masa sekarangnya lois" sampe ke akhir film yaitu "masa depannya lois" yang di awal film..

      Hapus
    4. Saya punya pendapat/pemahaman berbeda tentang film ini... Waktu bagi manusia adalah linier... Sedangkan waktu bagi alien adalah nonlinier...
      Karena kontak fisik dengan alien maka louise punya kemampuan seperti alien yg bisa memahami waktu secara nonlinier... (Secara perlahan2)...
      Adegan di awal film bukanlah masa depan menurut saya... Jika sebagai manusia (waktu adalah linier) maka itu adalah masa sekarang... Tapi bagi louise yg mampu melihat waktu secara nonlinier maka tidak ada yg namanya masa lalu atau masa depan... Pemahaman saya demikian... 😇

      Hapus
    5. Tambahan... Anak louise kena semacam kanker... Secara kebetulan louise telah melakukan kontak fisik dengan alien... Kemampuan louise memahami waktu secara nonlinier mulai didapatkan louise setelah dia melakukan kontak atau membuka baju khusus yg dipakainya.... Potongan memory pertama tentang masa depan...

      Hapus
  2. Jadi adegan selingan yang memperlihatkan Banks sama anaknya itu bukan flashback? Melainkan (entah disebutnya apa, "pikiran" dia tentang masa depannya?). Awalnya sempet ngira kalo si Banks ini dulu nya emang pernah nikah sama Ian but somehow dia ga inget, tp gue mikir jg kenapa si Ian ini biasa-biasa aja, kaya ga kenal gitu. tapi ternyata gue salah. OTAK GUE YA ALLAH :((((

    Okay jadi, adegan-adegan yg ada anaknya, terus yg mendekati ending, kan dia akhirnya kaya punya hubungan sama Ian, dan itu hanya baru awal dari jalan hidupnya, kan? TANGAN GUE GEMETER SUMPAH. Iya gak sih??? Gue suka film macem ini tp gue bener-bener butuh pencerahan setelah nontonnya, dan artikel ini NGEBANTU BANGET so THANKS OMG AHAHAHHA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes. Semua adegan Banks dan anak perempuannya terjadi di masa depan.

      Penempatan adegan ini di awal sukses mengecoh membuat penonton berpikir itu masa lalu Banks.

      Hapus
    2. saya kurang setuju kalo Bahasa Heptapod lah yg bisa membuat Louis Banks melihat masa depannya. Karena di awal film Lois pun sudah bisa melihat masa depan bersama anaknya sebelum melakukan kontak dengan heptapod. monggo ditanggapi..

      Hapus
    3. Awal film itu emang masa depannya lois, pas awal film pesawat alien dateng ke bumi, cerita mundur ke "masa sekarangnya lois" sampe ke akhir film yaitu "masa depannya lois" yang udah ada di awal film..
      Payah lo, padahal ceritanya ga berat banget, makanya niken sampe males jawab comment lo.. Wkwk

      Hapus
  3. plot twist tentang masa lalu atau masa depan itu emang the best bgt. sempet kaget juga kalo ternyata itu masa depan. well, ada beberapa percakapan yg ga gw ngerti, ga boleh meleng dikit pas nonton film ini. tapi over all, filmnya bagus. deg degannya dapet, terkesimanya dapet apalagi ketika si alien mengeluarkan heptapods, romantisnya dapet, sedihnya dapet.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa! Kalo kelewatan bagian awalnya pasti jadi gagal paham...

      Hapus
    2. saya kurang setuju kalo Bahasa Heptapod lah yg bisa membuat Louis Banks melihat masa depannya. Karena di awal film Lois pun sudah bisa melihat masa depan bersama anaknya sebelum melakukan kontak dengan heptapod. monggo ditanggapi..

      Hapus
    3. Awal film itu emang masa depannya lois, pas awal film pesawat alien dateng ke bumi, cerita mundur ke "masa sekarangnya lois" sampe ke akhir film yaitu "masa depannya lois" yang udah ada di awal film..
      Payah lo, padahal ceritanya ga berat banget, makanya niken sampe males jawab comment lo.. Wkwk

      Hapus
  4. apa tujuan alien itu datang ke bumi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alien itu butuh manusia untuk menolong mereka 3000 tahun lagi. Supaya bisa ditolong, manusia harus bisa "menguasai" waktu sebagaimana mereka. Caranya? Dengan mempelajari bahasa para alien itu...

      Hapus
    2. Sayang yah perang yang dimaksudkan oleh alien itu ngga jelas perang apa :')

      Hapus
  5. Yes...tujuannya apa ya si alien dateng,? Ngajar bahasanya dia aja? Itu yg aku kurang paham

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alien itu butuh manusia untuk menolong mereka 3000 tahun lagi. Supaya bisa ditolong, manusia harus bisa "menguasai" waktu sebagaimana mereka. Caranya? Dengan mempelajari bahasa para alien itu...

      Hapus
  6. Jadi gini. Mereka punya bahasa dan tulisan yang non linear atau tidak garis lurus. Nah. Kata kunci yang penting di sini adalah: "Kami datang untuk menyelamatkan manusia 300/3000 tahun yang akan datang (lula berapa tahun hehehe)" itu scene pas Louise masuk ke kapsul hitam itu yang diturunin sama aliennya.
    Nah. Di sini kita bingung apa yang mereka bantu?
    Jawabannya adalah. Untuk mengajarkan atau memberi manusia bahasa dan tulisan mereka.
    Kenapa? Karena, Ian sempat bilang. "Bila kau sedang menggunakan bahasa asing, maka itu akan mengubah CARA BERFIKIR mu."
    Jadi teori itu maksudnya, setiap orang di dunia pola pikirnya bisa berbeda karena bahasa yang berbeda juga. Jadi bahasa mempengaruhi pola pikir. Itu intinya.
    Sedangkan, bahasa mereka. Bisa membuat kita melihat masa depan dan masa lalu entah kenapa.
    Jadi hadiah mereka adalah bahasa dan tulisan mereka yang secara tidak langsung mengubah pola pikir manusia. Jadi bisa liat masa depan deh.
    Nah, untuk kenapa mereka mau bantu. Aku juga kurang tau. Tapi di saat scene yang menunjukkan anaknya Louise meninggal karena penyakit, pasti atau mungkin itu adalah penyakit baru yang mungkin belum ditemukan obatnya. Jadi dengan pola pikir yang bisa melihat masa depan, pasti lebih mudah menemukan asal usul penyakit tersebut. Walau sebenernya bisa digunakan untuk hal lain.

    Serius ini film seru banget. Saya terlalu ambisius nih ngasih taunya. Maaf ya kalo kepanjangan hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. kebalik, justru si alien ini butuh manusia untuk membantunya. si alien ini ngajarin Heptapod tujuannya adalah supaya 3000 tahun nanti manusia bisa berkomunikasi dengan baik.

      Hapus
    2. Yap, alien yang butuh manusia untuk membantu mereka. Supaya bisa membantu mereka manusia harus bisa mempelajari bahasa para alien heptapod itu.. supaya persepsi manusia pun nantinya mengenai waktu akan berubah...

      Hapus
    3. Sepertinya alien butuh bantuan manusia untuk mencegah kepunahan spesies mereka deh, karena salah satu dari mereka sekarat kan. Atau dia sekarat karena kena bom ya? Hmn... Bagus banget memang ini film, banyak banget cerita yang disampaikan hanya dengan 1 atau 2 adegan.

      Hapus
    4. kira2 yang diucapkan louise ke jendral dari china itu apa ?

      Hapus
  7. Jadi dari 12 pesawat alien itu, hanya Louise yg bisa mengetahuinya gitu yah..? Bahwa mereka (baca : alien) pengin bantu umat manusia di masa yg akan datang adalah agar manusia bisa tau kejdian di masa datang. Nah kebetulan hanya Louise yg bisa membacanya dari 12 pesawat itu.
    Jadi, "mukjizat" yg dimiliki Louise itu dateng dari Tuhan atau dari Alien...?

    Oh iya.. Apa yg diomongin Louise ke General Han yah..? Kayanya penting bgt buat film ini, tapi ga ada subtitlenya.. Yg bisa bahasa Chinese, please translate..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hanya Louise yang cukup bijak dan mau berpikir positif, sehingga ia yang "terpilih" untuk bisa memahami bahasa para alien heptapod itu. Dan alien lah yang ingin minta bantuan manusia. Supaya bisa ngebantu, alien heptapod ini kasih hadiah untuk umat manusia supaya bisa "mengendalikan" waktu.

      So no, there is no God in this movie :p

      Untuk obrolan dalam bahasa Mandarin tampaknya tidak ada nilai signifikan/ penting buat cerita (kabarnya sudah dirancang oleh sang penulis naskah namun dicut dari film oleh sang sutradara). Tapi ada yang bilang: "in war, there is no winner. Only widows).

      Hapus
  8. Mirip2 film keanu reeves, mbak niken tolong review film shutter island dan time travel

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, shutter island ya? Kapan-kapan ya udah lama banget nontonnya hehe

      Hapus
  9. Thank anyway mba niken atas review nya, awalnya saya kira kalau bagian awal scene Hannah & Loise itu adalah flashback, tp pas endingnya baru ketauan pas si Ian ada scene menggendong hannah masih bayi (trus baru ngeh juga pas scene hannah nanyai keuntungan dua belah pihak dalam bahasa itu disebut apa, Louise menjawab, itu Science, tanya sama Ayahmu-yg nyatanya ayahnya adalah si Ian), ternyata Hannah yg muncul disetiap ingatan Louise itu hanyalah kisah masa depan, sebagaimana dalam artian Louise sudah siap menerima takdirnya...

    Mba Niken harus nonton Nocturnal Animals tuh, Amy Adams tampil bagus juga disana :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap. Exactly.

      Nocturnal Animals sudah ada donlotan bagusnya?

      Hapus
    2. Formatnya masih HDRip sih mba, udah bagus kok tp yaaa..yg gw tonton ada subtitle tiongkoknya hahaha, berhubung gw dah ga kangen ngeliat si "Donnie Darko" maen film baru, ya udah donlot ajaah :)))

      Hapus
    3. Maksudnya lagi kangen ngeliat "Donnie Darko" di film baru

      hiks nasib komen ga bisa di edit :)))

      Hapus
    4. Ahh.. saya sabar aja deh nungguin donlotan yang bagus haha. Kabarnya Februari :D

      Hapus
  10. pendapat saya udah diwakili oleh teman2 yang lain, tp niken perlu diketahui banyak sentilan difilm ini , salah satunya seolah2 fox berada ditengah peperangan antara dc dan marvel, seperti nama luoise dan scene ian make baju costum sblm masuk pesawat alien (hawkeye style hahaah)....

    BalasHapus
    Balasan
    1. peperangan atau ingin menggabungkan kedua belah pihak untuk sementara, dan pada akhirnya berpisah kembali... soalnya mereka menikah punya anak dan akhirnya ian meninggalkan louise {cerai mungkin?} haha cocoklogi

      Hapus
  11. Kemaren abis nonton film ini, tapi ada yang rada ngeganjel deh.. inget gak ada dialognya si Louise yang bilang "mungkin ini alasannya suamiku meninggalkanku". terus si Ian tanya dengan kagetnya apakah si Louise sudah menikah (pas adegan habis dia turun dari pesawat alien). Itu apakah si Louise ini udah mulai paham kalo dia bisa melihat masa depan yah.. terus kenapa suaminya (ian di masa depan) ninggalin dia? dan di potongan2 adegan masa depannya Louise sama anak-nya jarang kelihatan Ian, pun sat anaknya meninggal karna kanker. Gak nampak ian disitu. ini yg bikin ane penasaran beneran sama hubungan Louise dan Ian di masa depan, terutama saat berkeluarga. Ada pendapat..? heheee...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Louise dan Ian nantinya akan saling jatuh cinta dan menikah. Potongan adegan2 itu memang sengaja awal2 dibikin cuma menampilkan Louise dan Hannah supaya kita mikir kalau itu kenangan masa lalu Louise. And then di masa depan Ian meninggalkan Louise karena Louise akhirnya bilang ke Ian bahwa ia tau Hannah akan meninggal karena kanker..

      Intinya, Louise sudah tahu keseluruhan hidupnya (bahwa ia dan Ian akan berpisah, bahwa Hannah akan meninggal).. tapi dia memutuskan untuk menerima takdir hidupnya.

      Hapus
  12. Film ini juga ga bisa dipahami secara linear, kita ngeliatnya juga harus dari sudut pandang non linear jug

    BalasHapus
  13. Saya diawal sempet curiga knp potongan masa lalu, tp kok wajah nya masih tetap sama (muda) sampe saat anaknya meninggal? "Owh jd ini toh pointnya, hahaha pikiran dr masa depan. ;D

    BalasHapus
  14. Oiyaa saya masih penasaran, ketika pesawat alien berubah posisi jd horizontal, itu maksudnya apa ya? Siap saling serang atau gmn?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah saya kurang tau.. saya malah nggak memperhatikan adegan ini pas mana

      Hapus
    2. Itu loh yg pas di akhir2 negara cina mau nyerang, tiba2 pesawat heptapod nya berubah posisi gt..

      Hapus
    3. Capek kaki berdiri terus...Mau rebahan.

      Hapus
    4. Ahahaah iya yakk, cape diintrogasi mulu, jd pgn rebahan

      Hapus
  15. Fun fact, penulis naskah Arrival adalah orang yang sama yang menulis naskah remakenya A Nightmare from Elm Street sama Final Destination 5 yang sampah itu. Tahun ini, dia juga menulis naskahnya Lights Out dan juga menurut ane salah satu film horor inovatif. Tambahan, Arrival ini kunobatkan film terbaik 2k16 (Maaf, La La Land)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ooo pantesan suka bgd masa depan masa belakang, emg hobi bgd penulisnya pgn bisa liat masa depan.. Well emg bikin ga enak tidur ni film..

      Hapus
  16. Fun fact, penulis naskah Arrival adalah orang yang sama yang menulis naskah remakenya A Nightmare from Elm Street sama Final Destination 5 yang sampah itu. Tahun ini, dia juga menulis naskahnya Lights Out dan juga menurut ane salah satu film horor inovatif. Tambahan, Arrival ini kunobatkan film terbaik 2k16 (Maaf, La La Land)

    BalasHapus
  17. Aku masih belum ngerti ttg hadiah 'mengendalikan' waktu. Bisa dijelaskan mba Niken ato yg lain?
    Mungkin benar harus melihatnya dari sudut pandang non linier, but anyone help me?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi gini 'mengendalikan waktu' maksud dari hadiah ini adalah bahwa si alien memberi pemahaman yang dapat merubah persepsi kita tentang waktu... itu membuat manusia yang awalnya mengganggap waktu adalah hal yang mutlak berubah menjadi hal yang dapat kita tentukan berdasarkan pola pikir cara berfikir alien membuat mereka mengganggap waktu merupakan elemen yang sangat penting bagi bahasa dan pemahaman ilmu pengetahuan

      Hapus
  18. dari semua scene yg buat penasaran, yang membuat saya 'paling' penasaran ialah kalimat banks pada saat menelpon jendral

    apa yah yg fi ucapkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Katanya jangan menyerang. Mereka bersahabat. Saya sudah mengerti apa yang terjadi di masa depan. Si jenderal pun percaya sebab si Banks tau dari mana no telp nya. Jika tidak ada hal yang benar dikatakannya

      Hapus
  19. saya kurang setuju kalo Bahasa Heptapod lah yg bisa membuat Louis Banks melihat masa depannya. Karena di awal film Lois pun sudah bisa melihat masa depan bersama anaknya sebelum melakukan kontak dengan heptapod. monggo ditanggapi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Awal film itu emang masa depannya lois, pas awal film pesawat alien dateng ke bumi, cerita mundur ke "masa sekarangnya lois" sampe ke akhir film yaitu "masa depannya lois" yang udah ada di awal film..
      Payah lo, padahal ceritanya ga berat banget, makanya niken sampe males jawab comment lo.. Wkwk

      Hapus
  20. mengapa louis banks bisa melihat masa depan di awal film?

    BalasHapus
  21. awal film bukan berarti juga "diawal waktu"...

    BalasHapus
  22. Mbak niken keren sya baca langsung paham sblm nya msih agak mkir film ini aneh haha

    BalasHapus
  23. ada yang bisa bantu jawab gak? apa yang Louise bilang sih ke jendral? Soalnya di film yang saya tonton, gak ada artinya. Mohon jawabannya, kepo banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Louise bilang ke jendral, kata2 terakhir istri jendral sebelum meninggal ke jendral.

      Hapus
    2. nah itu kata2nya apa ya kira2 ? hingga membuat jendral yang tadinya siaga perang berubah 180 derajat

      Hapus
    3. nah itu dia cerdiknya sutradara film ini,mengalihkan pandangan penonton hanya kepada kata" yg dikatakn louise pada jendral china itu,harusnya fokusnya kepada bagaimana si louise bisa tau no private jendral china itu pertanyaan itu tertebak karena louise bisa melihat masa depan dan di perlihatkan hp jendral china itu disaat jendral china itu di undang oleh preseiden as.

      Hapus
  24. Film paling buruk yg prnah saya tonton..bkin ngntuk,,jlan crta ny bgtu doank.. very bad movie..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini film pke otak om. Kl mw yg seru ntn aj cartoon network dijamin ngakak mulu apalagi kl ad tom & jerry

      Hapus
    2. Biasa nonton ftv ya om?jadi di beri film cerdas gini di sebut film jelek

      Hapus
  25. inti pembicaraan Louise ke jenderal cina adalah memberitahu bahwa si Louise bisa mengetahui masa depan dan si jenderal harus mempercayai si Louise. Tentu si jenderal muda tidak akan mudah percaya, untuk membuat si Jenderal muda percaya maka si jenderal tua di masa depan memberi ucapan per-yakinan bahwa keadaan istrinya ini itu yang mana mungkin orang lain mengetahuinya. kemudian kata-kata lain yang bisa membuat si Jenderal muda percaya seketika pada Louise. tau kan orang Asia sangat tertarik dengan kemampuan mengetahui masa depan. nah itu kira2 poinnya

    BalasHapus
  26. Ini tuh tipe filmnyaa kaya intelsteler juga yahh,bner bner harus berfikir keras hehe

    BalasHapus
  27. (For me this dialogue is so deeply sweet. Kinda remind me of American Beauty (1999). Well, hidup itu serangkaian tragedi, tapi mari kita rangkul kebahagiaan dan menemukan keindahan pada hal-hal yang remeh).
    Saya belum nonton american beauty, tapi saya bener2 sepaham dgn statement ini. Inilah yg aku ingin lakukan, dan aku ingin orang2 disekitarku lakukan juga. :) seperti halnya if tomorrow never comes, ronan keating. :) :) :) #duh seandainya pasangan kita punya pemikiran yg sama, so sweeet dah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. You should watch American Beauty... Another depressive meaningful movie :)

      Hapus
  28. Yg jadi pertanyaan kenapa si Louise akhirnya bisa paham semua perkataan alien..padahal tadinya butuh waktu berminggu minggu untuk memahami satu simbol az...Apa Krna berhasil kontak fisik dgn alien??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hadiah yang mau dikasih alien ke manusia adalah pengetahuan mengenai bahasa mereka.. jadi ya semacam kamus... dimana "kamus"nya ini dibawa oleh masing2 pesawat..

      Hapus
  29. Kenapa di semua film.. alien selalu berbentuk jelek..Gk berbanding lurus dg peradaban n tekhnologi yg mereka miliki..😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perspektif "jelek" kan menurut mas jiban toro. Bagi sesama alien, mereka menarik. :)

      Hapus
  30. Saya baru nonton lagi ke dua kalinya, setelah nonton pertama di bioskop n gagal move on sm film ini, hehehh...
    Menurut saya ini film sainfik yg beda danget, sangat fiosofis, bagaimana perjuangan wanita, keangkuhan pria, sampai egoisme manusia..

    Yg jadi pertanyaan saya yg bikil gagal move on adalah, untuk apa si alien datang ke bumi?
    Setelah nonton yg kedua kali, menurut saya, alien datang untuk memberi suatu "pemberian/hadiah", hadiah apa?
    Selain hadiah berupa bahasa alien yg alien kasih ke Louise supaya manusia mengerti bahasa alien, karna mereka 3000 tahun yg akan datang membutuhkan bantuan manusia, alien jg memberi hadiah "persatuan" umat manusia sehingga semua negara menjadi rukun, seperti pada saat Louise menghadiri konferensi perkumpulan negara2 dunia (mungkin PBB) dan ada bendera alien, semacam simbol persatuan..

    Itu sih menurut saya, film yg bikin emosional + butuh pemikiran mendalam, salah satu film "jenius" menurut saya, hehe...

    BalasHapus
  31. Apakah abot mati gara"nyelamatin louis dan ian? Dan simbol" yg bnyak itu yg dikeluarin abot pas ada ledakan,apkh secara tidak langsung si abit ngasih isyarat ke manusia buat saling kerjasama buat memahami bahasa si alien agar semua manusia berpikiran sama,kan baru louise yg berpikiran sama,diperkuat sama adegan louis ngajar bahasa heptapod di univertas,

    Kyanya nnti bakal ada lanjutanya nih film hehe

    #CMIIW

    BalasHapus

Posting Komentar

You could agree or disagree. Share your thought!