Take Shelter (2011)



"You think I'm crazy? 
Well, listen up, there's a storm coming like nothing you've ever seen, 
and not a one of you is prepared for it,"


 Directed by Jeff Nichols ; Produced by Sophia Lin, Tyler Davidson ; Written by Jeff Nichols ; Starring Michael Shannon, Jessica Chastain ; Music by David Wingo ; Cinematography Adam Stone ; Editing by Parke Gregg ; Studio Hydraulx Entertainment, Grove Hill Productions ; Distributed by Sony Pictures Classics ; Release date(s) January 24, 2011 (Sundance), September 30, 2011 (United States) ; Running time 121 minutes ; Country United States ; Language English ; Budget $5 million ; Box office $3,077,604

Genre: Mystery & Suspense, Drama
Rated: R (Restricted)
RottenTomatoes: 92%. Metacritic: 85/100.
NikenBicaraFilm: 4/5

Sinopsis:
Curtis (Michael Shannon) berjuang mengatasi mimpi - mimpinya akan datangnya kiamat, yang membuatnya mempertanyakan apakah dia gila, atau visi yang dialaminya benar akan terjadi. Hal ini tidak hanya membuatnya rentan, namun juga menjauhkannya dari orang-orang terdekatnya, termasuk istrinya (Jessica Chastain) dan anaknya yang tuna rungu. 
Review: 
Pada tahun 2008, Michael Shannon mencuri perhatian ketika memerankan John Giving pada Revolutionary Road, film garapan Sam Mendes yang mempertemukan kembali dua bintang Titanic, Kate Winslet dan Leonardo di Caprio. Aktingnya sebagai lelaki dengan gangguan jiwa itu tidak hanya begitu meyakinkan, namun juga akhirnya mengganjarnya dengan nominasi Best Supporting Actor di ajang piala Oscar. Setelahnya Michael Shannon kebagian peran-peran kecil seperti pada Jonah Hex, the Runaways, dan menjadi Agent Nelson van Alden pada HBO series Boardwalk Empire. Pada Take Shelter, akhirnya ia mendapatkan major role, berperan sebagai Curtis, seorang pria yang merasa paranoid terhadap mimpi-mimpinya akan terjadinya kiamat.  Hal ini mungkin bukan perkara yang susah baginya, dan semakin menunjukkan kelasnya sebagai salah satu aktor watak yang sangat baik.Tak heran aktingnya disini membuatnya meraih beberapa penghargaan.  

Tidak hanya Michael Shannon yang tampil begitu memukai, Jessica Chastain yang berperan sebagai sosok istri yang harus bertahan pada kegilaan suaminya, juga tampil dengan sangat maksimal. Nama Jessica Chastain mungkin belum terlalu familiar di telingamu, namun jangan dilupakan bahwa pada tahun 2011 yang lalu Jessica Chastain bermain pada film-film hebat macam The Help dan The Tree of Life. Perannya sebagai Celia Foote di the Help bahkan membuatnya menerima nominasi Best Supporting Actress di piala Oscar.

Menonton Take Shelter mungkin akan membuat kaum pria dengan hormon testosteron mereka akan sedikit mengantuk akan minimnya dialog dan begitu lambatnya Jeff Nichols sebagai sutradara dalam menuturkan kisahnya. Tapi Take Shelter berhasil menyampaikan misinya dengan baik, menggabungkan genre drama – thriller dengan sangat efektif. Membuatmu tegang di beberapa adegan, namun sekaligus mampu menyentuhmu pada beberapa adegan lain yang melibatkan pergulatan batin sang tokoh. Tentu, dengan lambatnya kisah ini berjalan, ada beberapa adegan yang membuatmu gatal ingin menekan tombol forward, tapi ini sebenarnya karena kamu dibuat penasaran akan apa yang sesungguhnya terjadi pada Curtis sebagai tokoh utama. Dan adegan-adegan menegangkan itu sudah cukup untuk mencubitmu agar tidak mengantuk.

Take Shelter menurut saya pribadi mampu menjadi tontonan menarik karena naskah yang ditulis oleh sang sutradara sendiri seolah-olah ingin menyampaikan bagaimana sesungguhnya cinta sejati dalam pernikahan bekerja. Kiamat adalah bagian thrillernya, namun paranoia Curtis yang menyebabkan permasalahan pada pernikahannya adalah bagian dramanya yang sangat menyentuh. Membuatmu menyadari bahwa meninggalkan pasanganmu dalam kegilaan sama sekali bukan opsi, dan ini menjadikan Take Shelter terlihat indah pada satu sisi. Tentu saja, kekuatan itu dibangun oleh akting Michael Shannon dan Jessica Chastain yang sangat baik.

Overview:
Take Shelter mampu melakukan semuanya. Membuatmu tegang pada beberapa scene, membuatmu tersentuh pada bagian lain, dan membuatmu penasaran dari awal film hingga bagian akhir. Shannon dan Chastain jelas juga telah melakukan performa terbaiknya sebagai aktor dan aktris yang patut diperhitungkan. Namun tentu saja, tidak dianjurkan untuk menontonnya pada malam hari karena bisa membuatmu sedikit bosan dan mengantuk.

Tonton atau Tidak?
Tonton.  

Komentar

  1. gw sempat nonton sekitar 15-30 menit pertama film ini dan ya, bener-bener ngebosenin (padahal nontonnya siang-siang). akhirnya ga jadi gw tonton sampai selesai. tapi setelah baca review ini, i'll consider watching it again in full duration :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yeah you should consider it! :)

      Hapus
  2. Adegan Michale Shannon ngamuk-ngamuk itu keren! Apalagi endingnya yang sinting juga keren :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu emang puncak klimaks akting Shannon!
      "Well, listen up, there's a storm coming like nothing you've ever seen, and not a one of you is prepared for it,"

      Hapus
  3. Bagaimana endingnya.? Bbrp kali nonton tp terlewat endingnya..... :(
    Maksudya dia hila beneran atau memang badainya nyata datang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmmmm... you should watch it by yourself. :p

      Hapus

Posting Komentar

Your comment is always important to me. Share di sini!